Artikel ini dipersembahkan oleh PutraRental.com
Tidak ada yang seperti menulis cerita. Ini adalah proses kreatif yang benar-benar memuaskan. Untuk menulis cerita yang akan dinikmati orang. Anda perlu memahami elemen kunci yang digunakan semua penulis bagus dalam cerita. Pada artikel ini kita akan mengeksplorasi elemen-elemen ini.
1. Brainstorming
Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini:
Apa yang akan Anda tulis? Siapa yang akan menjadi audiens Anda? Seberapa banyak Anda tahu tentang apa yang ingin Anda tulis? Apa yang perlu saya cari tahu?
2. Tulislah dari titik pandang tertentu
Orang pertama: "aku"
Orang kedua: "Kamu" (jarang digunakan)
Orang ketiga: "Dia / Dia" (Digunakan sebagian besar waktu tapi dengan cara yang "terbatas") Limited hanya berarti bahwa ceritanya diceritakan melalui kacamata satu karakter tertentu.
3. Memulai Kisah Anda
Cerita Anda harus dimulai sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pembaca dan tidak pernah membiarkan mereka pergi, beberapa cara untuk memulai adalah: Efek Suara, misalnya: Splash! Pop! Cara lain untuk memulai adalah dengan dialog, yaitu dua karakter atau lebih yang memiliki percakapan. Menggunakan tindakan juga merupakan cara lain untuk memulai. Apa pun yang Anda pilih, Anda harus melakukannya dengan cara yang menarik pembaca sejak awal, jika Anda gagal melakukan hal ini, tidak masalah seberapa bagus cerita Anda sampai ke jalan, hal itu akan menjadi sia-sia karena Anda telah kehilangan audiens Anda.
4. Setting
Tempatkan karakter Anda dalam sebuah setting. Di sinilah Anda menggunakan kata-kata deskriptif yang membiarkan pembaca Anda melihat, mendengar dan bahkan menciumnya. Pengaturan menetapkan waktu dan tempat di mana cerita berlangsung. Beri pembaca pandangan singkat tentang lingkungan sehingga mereka dapat melihatnya di mata pikiran mereka dan merasa seolah-olah mereka benar-benar ada di sana.
5. Karakter
Karakter adalah bagian dari kehidupan fiksi. Berikut adalah beberapa jenis karakter yang mungkin ingin Anda buat.
Karakter Utama (Protagonis): Semua tindakan berkisar pada orang ini.
Penjahat (Antagonis): Orang atau orang ini menentang karakter utama di setiap kesempatan. Penjahat juga bisa menjadi sekutu karakter utama di jalan. Orang berubah dalam kehidupan nyata maupun dalam cerita.
Teman (Sidekicks): Orang atau orang ini membantu karakter utama.
6. Konflik
Konflik yang baik memungkinkan pembaca Anda untuk menjadi lebih terlibat dalam plot tersebut. Konflik bisa muncul dalam karakter, dengan orang lain atau bahkan dengan alam. Kebutuhan karakter adalah apa yang membuat mereka bertindak. Konflik tercipta saat rintangan diletakkan di jalan karakter. Berikut adalah beberapa jenis konflik yang bisa timbul dalam sebuah cerita:
Karakter utama vs lainnya
Karakter utama vs dirinya sendiri
Karakter utama vs situasi yang dia hadapi dalam kehidupan
Karakter utama vs masyarakat
7. Dialog
Akhirnya mari kita lihat tujuan dan penggunaan dialog. Dialog digunakan dalam percakapan antara karakter Anda. Tokoh juga bisa berdialog dengan dirinya sendiri. Dialog yang baik memberitahu pembaca sesuatu tentang karakter keadaan pikiran atau kepribadian. Dialog harus dikelilingi oleh tindakan dan memindahkan cerita bersama. Jadi membuat setiap hitungan percakapan!

No comments:
Post a Comment